“Djendelo Djinjer”, Warung dengan Harga Terserah

Tak salah rasanya menyebut Yogya sebagai pusatnya kuliner. Berbagai warung naknan (enak tenan) hingga warung nyentrik bertebaran di kota ini. Sebut saja sate klathak di Imogiri, Ayam goreng Cak Koting di depan Bioskop Mataram atau Warung Makan Roh Halus yang terkenal menjual sajen dan bunga di Wirobrajan.
Tak hanya itu saja di Yogya juga gudangnya warung-warung yang menggaet anak muda sebagai pangsa pasarnya. Dari suasana, pelayanan, hingga aneka nama menunya pun dibuat akrab untuk telinga anak muda.

Djendelo Djinjer, Jika mempunyai kesempatan datang ke Kota Yogya cobalah mampir ke Djendelo Djinjer di Jalan Gejayan. Dari namanya, untuk anak muda Yogya yang doyan gaul tidaklah susah menebak jika warung minuman ini memiliki kaitan dengan Djendelo Cafe yang berada di Lantai 2 Toko Buku Toga Mas, Gejayan.

Namun Djendelo Djinjer mengusung konsep yang lebih merakyat dengan nuansa lesehan ala angkringan agar pembelinya betah berlama-lama bercengkerama. Warung yang mengangkat minuman sebagai menu utamanya ini bisa dibilang unik, aneh, dan inovatif.

Bagaimana tidak? Di warung ini pelanggan dibebaskan untuk menentukan sendiri harga minuman yang mereka beli. Menurut Derry Sarumpue, salah satu pemilik Djendelo Djinjer, konsep yang memberikan kebebasan pelanggannya menentukan sendiri harga minuman yang mereka beli adalah salah satu inovasi marketing yang ia terapkan.

“Djendelo Djinjer” Harga terserah pembeli sebenarnya konsep marketing kita bro. Kalo menurut mereka akan menghargai lebih. Biar mereka yang menentukan harga yang cocok untuk minuman yang kita sajikan. Yang jelas berapapun yang mereka bayar kita terima,” ungkap lajang kelahiran Banjarmasin ini.

Konsep harga terserah pelanggan ini ternyata menjadi pengalaman tersendiri bagi Dee dan Dila yang mengaku baru pertama kali datang ke Djendelo Djinjer. “Wah kaget juga pas kita disuruh menentukan sendiri harganya karena baru pertama kali ada warung yang kaya gini. Tapi asik kok,” ujar Dee.

Di warung ini tersedia enam buah menu minuman spesial. Anda bisa memesan Ronde Gendis dengan campuran gula merah, selasih, agar-agar, kolang-kaling, mutiara dan gabin (roti rangsum anggota TNI).

Djendelo Djinjer atau Ronde Palui dengan komposisi seperti Ronde Gendis hanya saja mengganti komposisi gula merah dengan sirup. Untuk yang doyan selera pedas bisa memesan menu Soesoe Gepoek atau Kopi Gepoek yang menambahkan tumbukan jahe dalam komposisi minumannya. Selain itu, masih ada menu Soesoe Telur Madoe Djahe dan Kopi Kareba yang menggunakan telur ayam kampung sebagai campurannya.

Warung lesehan yang berukuran sekitar 7 X 5 meter ini melayani pelanggan mulai dari pukul 18.00 hingga 02.00 wib. Alunan musik swing jazz juga menjadi teman bercengkerama di warung ini.

Peta Lokasi :

Penulis : Kristianto Purnomo
Foto : Kristianto Purnomo
Sumber : Kompas

Komentar ditutup.